NAS vs Enterprise Storage: Mana yang Tepat untuk Kebutuhan Data Perusahaan?
22 Sep 26
NAS vs Enterprise Storage untuk Perusahaan Multipro.id

NAS vs Enterprise Storage: Mana yang Tepat untuk Kebutuhan Data Perusahaan?

Pertumbuhan data membuat perusahaan membutuhkan sistem penyimpanan yang tidak hanya memiliki kapasitas besar, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan aplikasi, jumlah pengguna, performa, availability dan rencana pengembangan bisnis.

Dua istilah yang sering ditemui adalah NAS (Network Attached Storage) dan Enterprise Storage.

Keduanya dapat digunakan untuk menyimpan data, tetapi arsitektur, kemampuan dan penggunaannya dapat berbeda.

Jawaban singkatnya: NAS dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan seperti centralized file storage, file sharing dan workload tertentu. Enterprise Storage biasanya dipertimbangkan ketika perusahaan membutuhkan performa, availability, skalabilitas dan pengelolaan yang lebih tinggi untuk mendukung workload bisnis.

Karena itu, pemilihan storage sebaiknya berdasarkan workload dan kebutuhan bisnis, bukan hanya kapasitas dalam TB.

Apa Itu NAS?

NAS adalah sistem storage yang terhubung ke jaringan dan menyediakan akses penyimpanan kepada pengguna atau sistem melalui protokol file sharing yang didukung oleh platform tersebut.

Dalam lingkungan bisnis, NAS dapat digunakan untuk:

  • Centralized file storage
  • File sharing
  • Backup repository
  • Penyimpanan dokumen
  • Kolaborasi data

Kemampuan setiap NAS berbeda berdasarkan model, konfigurasi, software dan fitur yang digunakan.

Karena itu, NAS untuk bisnis tidak sebaiknya dipilih hanya berdasarkan jumlah hard disk atau kapasitas penyimpanan.

Apa Itu Enterprise Storage?

Enterprise Storage merupakan platform penyimpanan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan organisasi dan workload bisnis dengan persyaratan performa, availability, scalability dan management tertentu.

Implementasinya dapat digunakan untuk:

  • Virtualization
  • Database
  • Business applications
  • Data center workloads
  • Private atau Hybrid Cloud
  • Workload dengan kebutuhan performa dan availability lebih tinggi

Arsitektur dan kemampuan Enterprise Storage dapat berbeda berdasarkan teknologi, konfigurasi dan platform yang digunakan.

NAS vs Enterprise Storage: Apa Perbedaannya?

Tidak ada jawaban bahwa salah satunya selalu lebih baik.

Yang penting adalah menyesuaikan solusi storage dengan workload perusahaan.

NAS dapat dipertimbangkan ketika:

Perusahaan membutuhkan centralized file storage, file sharing, backup repository atau kebutuhan penyimpanan berbasis jaringan lainnya yang sesuai dengan kemampuan platform NAS.

Enterprise Storage dapat dipertimbangkan ketika:

Storage akan mendukung aplikasi bisnis yang lebih kritikal, virtualization, database atau workload yang memiliki kebutuhan performa, scalability, availability dan management tertentu.

Jangan Memilih Storage Hanya Berdasarkan Kapasitas

Pertanyaan yang sering muncul ketika memilih storage adalah:

“Butuh berapa TB?”

Kapasitas memang penting, tetapi bukan satu-satunya parameter.

Perusahaan sebaiknya mengevaluasi:

Capacity
Berapa kapasitas yang dibutuhkan saat ini dan bagaimana proyeksi pertumbuhan datanya?

Performance
Bagaimana pola akses data dan kebutuhan performa workload?

Availability
Seberapa kritikal data dan aplikasi yang menggunakan storage tersebut?

Connectivity
Bagaimana storage akan terhubung dengan server dan jaringan?

Scalability
Apakah kapasitas atau performa perlu ditingkatkan di masa depan?

Data Protection
Bagaimana strategi backup, recovery dan perlindungan data perusahaan?

Storage Merupakan Bagian dari Infrastruktur IT

Storage tidak bekerja sendiri.

Dalam lingkungan perusahaan, arsitektur secara sederhana dapat melibatkan:

Server → Networking → Storage → Backup / Data Protection

Untuk workload tertentu, Cyber Security dan Data Center Infrastructure juga menjadi bagian penting dari keseluruhan arsitektur.

Karena itu, desain storage sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan infrastruktur secara end-to-end.

Bagaimana Menentukan Storage yang Tepat?

Sebelum memilih NAS atau Enterprise Storage, mulailah dari kebutuhan bisnis dan workload.

Beberapa informasi yang perlu dievaluasi:

  • Jumlah user
  • Jenis aplikasi
  • Kapasitas data saat ini
  • Pertumbuhan data
  • Kebutuhan performa
  • Virtualization atau database
  • Backup dan recovery
  • Kebutuhan availability
  • Rencana pengembangan infrastruktur

Assessment tersebut dapat membantu perusahaan menghindari memilih storage yang terlalu terbatas untuk kebutuhan masa depan atau membangun infrastruktur yang jauh melebihi kebutuhan bisnis.

Solusi Storage Bersama Multipro.id

Multipro.id – PT Multipro Jaya Prima menyediakan solusi Enterprise IT Infrastructure, Storage Solutions, Data Center Infrastructure, Enterprise Networking, Cyber Security dan AI Infrastructure untuk kebutuhan perusahaan di Indonesia.

Multipro.id menyediakan berbagai solusi teknologi storage dari vendor teknologi global sesuai kebutuhan dan arsitektur pelanggan.

Tim Multipro.id dapat membantu melakukan assessment kebutuhan sebelum menentukan platform storage yang sesuai.

Konsultasikan Kebutuhan Storage Perusahaan

Belum yakin membutuhkan NAS atau Enterprise Storage?

Kirimkan:

Jumlah User + Kapasitas Existing + Pertumbuhan Data + Aplikasi/Workload + Kebutuhan Backup

kepada tim Multipro.id.

WhatsApp Business: +62 877-7504-1808
Email: sales@multipro.co.id
Website: Multipro.id

FAQ

Apa perbedaan NAS dan Enterprise Storage?

NAS umumnya menyediakan storage melalui jaringan untuk kebutuhan seperti file sharing dan centralized storage. Enterprise Storage dirancang untuk mendukung workload perusahaan dengan persyaratan performa, availability, scalability dan management tertentu.

Apakah NAS cocok untuk perusahaan?

Bisa. Kesesuaiannya tergantung jumlah pengguna, workload, kapasitas, performa, availability dan fitur yang dibutuhkan perusahaan.

Apakah Enterprise Storage selalu lebih baik daripada NAS?

Tidak. Solusi yang tepat bergantung pada workload dan kebutuhan bisnis. Infrastruktur yang lebih kompleks tidak selalu diperlukan untuk setiap perusahaan.

Apakah NAS bisa digunakan untuk backup?

NAS dapat digunakan sebagai salah satu komponen backup sesuai kemampuan perangkat dan desain backup yang diterapkan. Namun, menyimpan backup pada NAS saja tidak otomatis membentuk strategi data protection yang lengkap.

Apa yang harus diperhatikan sebelum membeli storage perusahaan?

Evaluasi kapasitas, pertumbuhan data, performa, availability, connectivity, scalability, backup dan recovery serta workload yang akan menggunakan storage tersebut.

Artikel Lainnya

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Need Help?

Assistance & Quote

Need Assistance or a Price Quote? Click to Contact Us

Buy Online

View Our Online Stores

Join the Multipro Insider List

Be the first to know about new technology solutions to help your business grow smarter.
Index