Mode Perangkat Access Point: Panduan Memilih yang Tepat untuk Jaringan
7 Jan 26

Mode Perangkat Access Point: Panduan Memilih yang Tepat untuk Jaringan

Mode perangkat access point seperti Router, AP, Repeater, dan WISP memiliki fungsi berbeda. Pelajari cara memilih mode yang tepat sesuai kebutuhan jaringan.

Mode Perangkat Access Point: Panduan Memilih yang Tepat untuk Jaringan

Mode perangkat access point adalah pengaturan penting yang menentukan cara sebuah perangkat jaringan bekerja. Dengan memilih mode perangkat access point yang tepat, jaringan akan menjadi lebih stabil, aman, dan sesuai dengan kebutuhan penggunaan.

Banyak pengguna masih bingung membedakan fungsi setiap mode. Padahal, setiap mode memiliki peran yang berbeda dan tidak bisa digunakan secara sembarangan.

Router Mode

Router Mode membuat access point berfungsi sebagai router utama.

Pada mode ini, perangkat akan mengelola jaringan secara penuh. Fitur seperti NAT, DHCP Server, dan firewall akan aktif secara otomatis. Koneksi internet biasanya masuk dari modem lalu dibagikan ke seluruh perangkat melalui LAN atau Wi-Fi.

Mode ini cocok digunakan di rumah atau kantor yang hanya memiliki satu koneksi internet dari ISP. Namun, Router Mode tidak disarankan jika sudah ada router utama karena dapat menyebabkan konflik jaringan.

AP Mode (Access Point Mode)

AP Mode berfungsi untuk memancarkan Wi-Fi dari jaringan yang sudah ada.

Dalam mode ini, fitur NAT dan DHCP akan dimatikan. Access point hanya bertugas memperluas jangkauan Wi-Fi, sementara pengaturan IP tetap berasal dari router utama.

AP Mode sangat cocok digunakan untuk menambah jangkauan Wi-Fi di rumah bertingkat atau kantor. Mode ini dikenal stabil dan minim gangguan, tetapi memerlukan kabel LAN sebagai penghubung.

Repeater Mode

Repeater Mode bekerja dengan cara menangkap sinyal Wi-Fi lalu memancarkannya kembali.

Mode ini sering digunakan karena tidak membutuhkan kabel. Proses instalasinya juga relatif mudah. Namun, kecepatan internet biasanya akan berkurang karena bandwidth terbagi.

Repeater Mode cocok untuk penggunaan ringan dengan jumlah pengguna terbatas. Untuk aktivitas berat, mode ini kurang direkomendasikan.

WISP Mode

WISP Mode menjadikan jaringan Wi-Fi sebagai sumber internet.

Pada mode ini, access point akan menerima koneksi dari Wi-Fi lain lalu membagikannya kembali melalui LAN dan Wi-Fi dengan jaringan lokal yang terpisah. Mode ini sering digunakan pada jaringan RT/RW Net, kos, atau hotel.

Keamanan jaringan pada WISP Mode lebih baik karena tidak berada dalam satu subnet dengan sumber internet.

Cara Memilih Mode Perangkat Access Point

Agar tidak salah pilih, perhatikan panduan berikut:

  • Internet langsung dari modem → Router Mode
  • Sudah ada router utama → AP Mode
  • Tidak bisa menarik kabel LAN → Repeater Mode
  • Internet berasal dari Wi-Fi → WISP Mode

Pemilihan mode yang tepat akan membantu jaringan bekerja lebih optimal dan stabil.

Kesimpulan

Mode perangkat access point memiliki fungsi yang berbeda-beda dan tidak bisa disamakan. Oleh karena itu, pemilihan mode harus disesuaikan dengan sumber internet, kebutuhan stabilitas, serta cara distribusi jaringan.

Dengan memahami mode perangkat access point, kamu dapat mengatur jaringan dengan lebih efektif dan menghindari masalah koneksi di kemudian hari.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index